Jumpai Sejumlah Perwakilan OKP, Bawaslu Boltim Mengajak dan Mendengar

 

Boltim- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada tahapan awal Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mulai menggelar sosialisasi Pengawasan Partisipatif.

Dengan berselancar pada projek “Bawaslu Mengajak dan Mendengar” Bawaslu Boltim menggandeng Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) untuk terlibat mengawal demokrasi dan ikut memantau pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.

Agenda yang digelar di kedai kopi Morpic Tutuyan, oleh Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Ikal Salehe S.Kep bersama staf sekretariat menjumpai sejumlah Perwakilan OKP di Boltim, Selasa 28 juni 2022.

Dalam Kesempatan Tersebut Ikal menyampaikan, untuk para OKP, Bawaslu Boltim membuka pintu dan ruang keterlibatan masyarakat dalam memantau Pemilu, “Bawaslu membuka ruang partisipasi bagi Masyarakat untuk ikut serta mengawal demokrasi untuk mewujudkan Pemilihan Umum yang lebih demokratis,” Ujar ikal.

Untuk terlibat dalam pemantauan proses Pemilu 2024 tambah ikal, semua tertera dalam bait regulasi kepemiluan, hal ini berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) nomor 04 tahun 2018 tentang Pemantauan Pemilihan Umum.

“Bagi yang ingin mendaftar menjadi Pemantau Pemilu, tempat pendaftaran di kantor Bawaslu Boltim dengan memenuhi Persyaratan, adapun syarat administrasi pendaftaran yakni Berbadan Hukum, Bersifat Independent, Mempunyai Sumber Dana yang Jelas, Terakreditasi dari Bawaslu RI/Bawaslu Provinsi/Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai cakupan wilayah pemantauan. Untuk lebih jelasnya apabila ada lembaga masyarakat Boltim yang concern dalam pemantauan pemilu bisa mendatangi langsung kantor Bawaslu Boltim. “Ujar Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Boltim.

Ikal menjelaskan, pentingnya keterlibatan OKP adalah untuk memaksimalkan Pengawasan setiap tahapan yang akan dilaksanakan.

“Energi pemuda yang digembleng dalam OKP jika di konversi menjadi pemantau Pemilu, bersinergi dengan Bawaslu, kemudian frontal dalam menegaskan regulasi kepemiluan. Maka dapat dipastikan Boltim, untuk pemilu 2024 maksimal”. Tutup Ikal Salehe.

#AyoAwasiBersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.