Lompat ke isi utama

Berita

32 Pelajar di Boltim Ikut Pre Test Pendidikan Pengawas Partisipatif

pre-test P2P

Dokumen Bawaslu Boltim

Boltim — Sebanyak 32 siswa maupun siswi SMA dan SMK mengikuti pre test Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Para peserta mengikuti pendidikan dengan metode dalam jaringan (daring), pada Kamis (23/10) hingga Jumat (24/10/2025).

 

Ketua Bawaslu Boltim, Mutahir Mamonto, S.Kom., M.Pd menuturkan bahwa pre test merupakan bagian penting dari proses pendidikan politik.

Menurut dia bahwa pre test ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal peserta terhadap materi pengawasan partisipatif sebelum mengikuti proses pembelajaran lebih lanjut.

“Melalui kegiatan ini, Bawaslu dapat mengetahui tingkat pengetahuan dasar peserta, sekaligus menjadi tolak ukur peningkatan kapasitas setelah pendidikan selesai,” ujar Mutahir ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/10).


Dia menjelaskan, melalui pre test Bawaslu dapat melihat sejauh mana kesiapan serta pemahaman awal peserta terhadap isu-isu pengawasan pemilu.

“Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari siswa dan siswi di SMA maupun SMK. Mereka antusias menjawab seluruh pertanyaan yang telah disiapkan secara daring oleh Bawaslu RI,” tambah dia.