Bawaslu Boltim Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu
|
Boltim – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang digelar di Kantor Bawaslu Boltim, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran Bawaslu Boltim.
Anggota Bawaslu Boltim, Trisno Mais menjelaskan bahwa suksesnya pelaksanaan pemilu maupun pemilihan butuh dukungan dan partisipasi aktif dari semua elemen.
“Pengawasan partisipatif bertujuan untuk meminimalisir berbagai potensi pelanggaran dalam pemilu seperti politik uang, politisasi SARA, serta penyebaran hoaks,” kata dia.
Menurut dia, pengawasan partisipatif bertujuan agar masyarakat memahami bahwa mereka memiliki peran dan andil besar dalam menyukseskan pemilu.
“Secara sumber daya manusia (SDM), kita masih terbatas. Bayangkan satu desa dengan jumlah pemilih 700 hingga 1.000 orang, namun hanya ada satu pengawas desa. Dari sisi jumlah tentu sangat minim. Karena itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pengawasan,” jelasnya.
Trisno mengungkapkan bahwa peran publik sangat penting dalam membangun peradaban demokrasi yang sehat.
“Apabila hal tersebut berjalan dengan baik, maka ke depannya kita (Bawaslu red) tidak akan kesulitan menunggu laporan resmi,” ungkap dia.
Trisno menjelaskan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan menjadi momentum yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus meningkatkan pemahaman terkait regulasi pemilu maupun pemilihan.
“Harapannya saat tahapan pemilu dimulai, kita sudah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang komprehensif,” pungkasnya.