Bawaslu Boltim Gelar Diskusi Daring dengan Peserta P2P
|
Boltim-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melaksanakan diskusi dalam jaringan (daring), pada Kamis (6/11). Kegiatan tersebut diikuti oleh 32 peserta program pendidikan pengawas partisipatif (P2P).
Anggota Bawaslu Boltim Harmoko Mando mengatakan bahwa diskusi tersebut nantinya menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran P2P. Menurut dia, para peserta akan berkesempatan untuk bertukar pikiran, memperdalam pemahaman materi.
“Para peserta nanti berdiskusi berbagai isu strategis terkait pengawasan partisipatif pada pemilu dan pilkada,” ujar Harmoko, saat dikonfirmasi, Rabu (5/11).
Tak hanya itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Boltim menuturkan bahwa diskusi daring ini dirancang untuk mendorong peserta lebih aktif dan kritis dalam memahami peran pengawasan.
"Diskusi ini bukan hanya ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga wadah bagi peserta untuk mengasah kemampuan analisis dan memperkuat jejaring antar pengawas partisipatif di daerah,” kata dia.
Harmoko berharap peserta P2P dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti kegiatan ini secara aktif.
“Melalui diskusi daring, diharapkan muncul gagasan-gagasan baru dan inovatif dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” harap dia.
Untuk diketahui 32 peserta P2P telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran melalui audio visual.
Adapun yang menjadi narasumber dari unsur eksternal yakni Dr Irene Tangkawarow, MISD. Sementara dari unsur internal masing-masing Anggota Bawaslu Boltim, Trisno Mais, S.AP., MSi dan Harmoko Mando, SHut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui platform yang telah disiapkan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).