Lompat ke isi utama

Berita

Penandataganan Pakta Integritas 3 CPNS Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongomdow Timur

Rangkaian Kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas 3 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Aldrin A. Christian didampingi Jajaran Pejabat Sruktural/Fungsional Bawaslu Sulut.

Foto Penandataganan Pakta Integritas oleh 3 Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Bawaslu Boltim

Penandatanganan Pakta Integritas Oleh 3 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) disaksikan langsung Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Aldrin A. Christian didampingi Jajaran Pejabat Sruktural/Fungsional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara. Merupakan langkah penting dalam membangun fondasi integritas di tubuh lembaga pengawas pemilu. Di tengah sorotan publik terhadap kinerja lembaga-lembaga negara, komitmen terhadap nilai-nilai integritas harus menjadi pilar utama dalam setiap proses rekrutmen dan pembinaan aparatur sipil negara.

Pakta integritas bukan sekadar seremonial. Ia adalah pernyataan komitmen moral dan etika yang mengikat setiap CPNS untuk menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, dan loyalitas terhadap negara serta konstitusi. Terlebih lagi, Bawaslu memegang peranan vital dalam menjaga keadilan dan integritas proses demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, integritas para pegawainya harus berada di atas segala kepentingan politik dan tekanan eksternal.

Melalui penandatanganan pakta ini, CPNS Bawaslu berjanji untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Komitmen ini menjadi pondasi awal yang harus terus dijaga dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Namun demikian, komitmen integritas tidak cukup hanya dituangkan dalam selembar dokumen. Ia harus diwujudkan dalam budaya kerja, pengawasan internal yang ketat, serta sistem pembinaan yang mendukung perilaku etis. Bawaslu perlu memastikan bahwa semangat antikorupsi dan netralitas ASN terus hidup dan berkembang melalui pelatihan, pembinaan, serta pemberian sanksi yang tegas bagi pelanggaran.

Di tengah dinamika politik dan menjelang berbagai agenda pemilu ke depan, harapan publik terhadap netralitas dan profesionalisme Bawaslu semakin tinggi. Oleh sebab itu, CPNS yang hari ini menandatangani pakta integritas sejatinya sedang mengambil bagian dalam perjuangan besar: menjaga marwah demokrasi Indonesia.

Pakta integritas hanyalah langkah awal. Tanggung jawab sejatinya baru dimulai.