Lompat ke isi utama

Berita

Program P2P di Bawaslu Boltim Masuk Tahap Akhir

Post Test

Peserta P2P sedang mengikuti post test, Selasa (11/11/25). Dok. Bawaslu Boltim.

Boltim- Peserta program pendidikan pengawas partisipatif (P2P) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Timur) memasuki tahapan akhir atau tahap post test. Sebelumnya para peserta ditugaskan untuk menyusun rencana tindak lanjut (RTL). 

“Kegiatan post test ini diikuti oleh seluruh peserta P2P yang sebelumnya telah melaksanakan RTL,” kata Anggota Bawaslu Boltim, Trisno Mais saat dikonfirmasi, Rabu (12:11/2025).

Trisno menjelaskan awalnya para peserta ditugaskan menyusun RTL. Menurut dia, kegiatan tersebut sebagai bentuk penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama proses pembelajaran.

“Saya berharap apa yang mereka dapatkan selama kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Trisno membeberkan pihaknya membuka diri untuk dievaluasi. Bagi Trisno jika ada yang dianggap masih kurang, dirinya berharap masyarakat bisa memberikan evaluasi yang sifatnya konstruktif.

“Kedepan kami akan berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas pelatihan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta P2P Bawaslu Boltim, Kayla Khalifa Sukandar mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Bagi Kayla program P2P merupakan pengalaman berharga.

“Dengan mendapatkan bekal materi dan ilmu baru, saya dapat menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” singkat Kayla.

 

Anggota Bawaslu Boltim, Trisno Mais menyampaikan bahwa pelaksanaan post test merupakan tahapan terakhir dari proses pembelajaran P2P.

“Post test ini menjadi tolok ukur sejauh mana peserta mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai pengawasan partisipatif di lapangan," ujar Trisno.

"Hasilnya akan menjadi evaluasi bagi Bawaslu dalam meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang,” tambahnya.

Kegiatan post test berlangsung dengan penuh semangat dari peserta P2P, menandai berakhirnya seluruh rangkaian program P2P tahun 2025 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.